Sebelum itu kita perlu mengetahui apa itu bisnis teknologi.
Business technology atau sering disingkat BT adalah penerapan teknologi
informatika dalam mengelola dan meningkatkan produktivitas bisnis. Kehadiran
layanan untuk bisnis teknologi sendiri mencirikan bahwa semakin meningkatnya
kepercayaan para pengelola bisnis terhadap teknologi informatika. Jadi Business
technology merupakan ikatan antara Bisnis dengan teknologi informatika, atau
sering dikenal dengan istilah IT (Information
Technology).
Pertanyaannya adalah, Mengapa Anda perlu untuk menggunakan
produk IT dalam usaha Anda?
Di masa lalu, tentu terdapat banyak hal yang menyebabkan
kendala dan hambatan dalam produktivitas bisnis. Hambatan hambatan dapat berupa
bottlenecks, penugasan ganda,
kurangnya pengawasan, dan masalah integrasi. Hambatan hambatan inilah yang
merupakan sasaran dari business technology.
Bottlenecks merupakan
istilah melambatnya atau bahkan terhentinya proses produksi yang dikarenakan
masalah tenaga kerjanya (Human Error)
ataupun pada mesin. Bottlenecks dalam
skala yang kecil tidaklah terlalu berpengaruh, seperti halnya beberapa tenaga
ahli yang cuti untuk sesaat. Namun, jika hal ini terjadi secara terus menerus,
maka dikatakan proses indurstri tersebut terancam. Seperti halnya bila terjadi
gangguan koneksi antara kantor cabang dengan pusat. Tentunya kegiatan pelaporan
hasil penjualan (invoicing) atau
masalah pembukuan lainnya akan terganggu. Bila hal ini terjadi hanya sekali
saja, tentu tidaklah masalah. Namun, bila terjadi berkali – kali dan terus
menerus, bisa menjadi pertanda bisnis Anda akan terhenti.
Penugasan ganda dapat berupa ketidak-efektifan pekerja.
Banyak pekerja yang mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya bisa dikerjakan oleh
satu orang saja. Selain penugasan ganda, ketidak-efektifan juga karena proses
yang terlalu rumit dan terdapat bagian yang tidak perlu dilakukan. Untuk
meningkatkan efektifitas produksi, seorang manajer perlu menerima umpan balik
dari pekerjanya. Kegiatan ini memerlukan perekaman, pencatatan, dan presentasi
untuk mencocokkan kondisi proses yang sedang berlangsung dengan kontribusinya
terhadap hasil atau tujuan perusahaan. Bila terdapat proses yang terkesan
“mubazir”, maka kita perlu mengambil tindakan untuk menyederhanakannya. Di
sinilah peran Business Technology. Proses pelaporan ini akan optimal dan juga
saat pemetaannya akan menjadi jauh lebih baik sehingga para pengelola
perusahaan akan lebih cepat mencari solusinya.
Contoh proses yang mubazir seperti masalah presensi
kehadiran karyawan. Beberapa perusahaan yang masih terbelakang akan
mengharuskan pegawainya mengabsen kehadiran di kantor pusat, kemudian dari
kantor pusat, pegawai menuju ke kantor cabang. Begitu pula dengan pulangnya.
Hal ini tidak diperlukan bila Kantor cabang memiliki piranti absen yang
terhubung ke pusat. Sehingga karyawan yang bertugas di kantor cabang tidak
perlu menuju ke kantor pusat terlebih dahulu. Hal ini sah sah saja bila kantor
cabang dan pusat jaraknya masih dalam satu kota. Namun, meskipun demikian
proses transportasi tersebut menguras tenaga. Bila karyawan Anda sudah berusia
40-an ke atas, tentu akan mengurangi produktivitas mereka karena kelelahan.
Masalah lainnya adalah kurangnya pengawasan (lack of visibility) adalah keadaan
manager yang tidak mengetahui kondisi dari proses bisnis yang sedang
berlangsung. Ini berarti sang manjer tidak tahu menahu tentang bagaimana
operatornya mengerjakan berbagai pekerjaan di lapangan. Mungkin karena terlalu
banyak urusan yang lebih penting. Kebutuhan akan visiablitas sangatlah riskan
untuk kebutuhan observasi. Dan juga kegiatan seperti korupsi dan kecurangan
dapat dihindarkan.
Dan yang terakhir adalah masalah integrasi. Masalah seperti
ini erat kaitannya dengan ketidak-sinkronan penggunaan sistem komunikasi.
Misalnya peralatan Telkom di pusat terlalu canggih dan ketika memberitahu
cabang, di kantor cabang teknologinya belum berkembang sehingga informasinya
tidak tersampaikan.
Selain untuk meminimalisir dampak kerugian – kerugian yang
seperti di sebutkan di atas, koneksi internet yang cepat dan bisa diakses oleh
seluruh kalangan warga perusahaan akan mempercepat para karyawan maupun manager
dalam mencari refrensi dan solusi ataupun sekadar memantau perkembangan
teknologi dan pasar. Dan tentunya juga sistem informasi bisa mencegah adanya
aktifitas yang tidak perlu dari peggunaan internet ini.
Di jaman teknologi yang serba cepat dan efisien, kita tidak
mempunyai pilihan selain merombak cara-cara kuno dalam berbisnis. Maka, suatu
keharusan bagi kita untuk menerapkan business technology untuk bisa bersaing di
dunia seperti sekarang ini.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bisa memberikan inspirasi.


No comments:
Post a Comment